Kajian kemuslimahan di BEM masuk
pada departemen kemuslimahan,jadi setiap ada kegiatan harus melaporkan dulu
pada departemen kemuslimahan,,,tapi lambat laun,itu hanyalah structural saja,karena
pada akhirnya,kajian kemuslimahan pada pereode saya berdiri diatas kajian
ekonomi islam kampus. Wah…ternyata ini adalah hikmahnya…
Dari namanya saja ‘kajian
kemuslimahan’ sudah Nampak kalau yang dibahas adalah masalah
kemuslimahan,,wah..muslimah di kampus saya itu keren-keren lho..pada cepet
pengen nikahnya… hehehe… jadi untuk menarik pasar,kajian-kajian yang diadakan adalah
kajian tentang pernikahan,mengasuh anak dan sejenisnya… kalau kajian ekonomi
islamnya bekerjasama dengan pihak yang asli pastinya.ya..itulah prosedurnya…
Saya kebagian sebagai panitia
OSPEK untuk adik angkatan,kalau berdasarkan pandangan saya,sebabnya bukan
karena prestasi,tapi karena lokasi rumah yang kategori dekat,,masih masuk di
daerah jawa.. tapi,itulah yang namanya belajar,,,, *bijak sekali saya….
Menjadi panitia sebenarnya
bukanlah hal yang istemewa bagi saya,yang jadi istimewa adalah saya seolah
menyaksikan saya yang dulu tapi itu hanya 1:100…adik kelas sangatlah
bersemangat untuk belajar Ekonomi Islam… wah.. keren sekali mereka ini,mematuhi
semua aturan,sangat beda dengan saya dulu waktu OSPEK. Okeee…sepertinya hal
tersebut kalau diceritakan biasa saja…..
Kelima, eh..setelah dilihat..
ternyata yang ketiga terlewatkan.. heheh..perpindahan asrama ke pegunungan,
diliputi ilalang di pedesaan.. *rasa-rasanya saya sudah pernah menulis kalaimat
ini,tapi entah dimana dan kapan….
Kampus berasrama tetaplah menjadi
cirri khas dari kampus saya,,dan kegiatan asramapun tetap berlangsung..
awala-awala tinggal di asrama baru,ao=ir sangatlah susah,listrik mudah sekali
mati, netah karena memang mati pusat, atau hanya karena tegangan yg rendah..
*kok tegangan sih bahasanya??!! Heh..
Tak jarang,kegiatan setelah subuh
hanya berwudhu untuk sholat subuh…langsung berangkat kegiatan… hmm.. luar biasa
kan??!!
System muharikah di asrama dulu
kemungkinan sudah ditiadakan,saya juga sudah ‘malas’ untuk belajar bareng
temen-temen yang lain asrama dulu..maklum,masa kanak-kanak, sok-sok_an butuh
penyesuaian… hehehhh…
Ya sudahlah,,mau bagaimana lagi? Emang
itulah kenyataannya.. suatu hari,diadakan tes untuk placement class kegiatan
asrama…pada saat itu,ego saya naik…saya berkata dalam hati ‘kalau saya tidak
masuk ke kelas tertinggi,saya gak bakal masuk kelas’… heheh.. ternyata Allah
menakdirkan saya untuk selalu masuk kelas, berdasarkan hasil tes,saya masuk ke
kelas tertinggi.. *chyeee… saya masuk ke kelas 3,temen sekelas pinteerrrr
pinterrr… alumni gontor yang secara brand sudah tidak diragukan lagi,alumni
pesantren salafi yang secara brand nahwu atau sebut saja brand ambassador
nahwu.. hehehh.. yah.. jadi minder-minder suka deh.. pokoknya jadi malu lah
kalau telaaatttt…
Pembelajaran seruuuu..semua pengajarnya
sudah senior..tidak ada yang ngajar teman sendiri,hal tersebut menjadikan rasa
menghormati terhadap guru semakin tinggi… seru juga karena dikelas penuh
analisis,,dan kelas berjalan cepattt….
Lanjut ke semester
selanjutnya..kalau gak salah semester 4..kelaspun berubah menjadi banyak sekali…karena
yang tadinya kelas 2 semua menjadi kelas tiga… mungkin hal tersebutlah yang
membuat saya hanya 50% masuk kelas dalam kegiatan asrama..dan pada akhirnya
saya diputuskan untuk TL (tidak lengkap) yang berakibat pada pengurangan 2 sks
untuk semester berikutnya… pada saat itu,saya sudah mempunyai target untuk
lulus setahun lebih awal..alhirnya saya berusaha sekuat tenaga untuk mengurusi
absen saya yang menyebabkan TL tersebut.. cukup panjang ceritanya,yang
jelas,,,,karena bentuk ‘protes’s saya tersebut,,,pihak BAAK terheran dengan
sikap saya,saya yang sebelumnya diam dengan hal-hal yang senada dengan
demikian,,sekarang langsung berdiri tegak dengan suara lantang untuk berkata “saya
tidak mungkin TL,karena saya yakin,semalas-malasnya saya mengikuti kegiatan
asrama,tidak mungkin jika msuk saya kurang dari 50%”.. alhamduliLLah setelah
melalui proses panjang tersebut,saya tidak jadi mahasiswa TL dan sks tetap
normal bisa diambil tanpa pengurangan.. dalam hati berkata “ha ha ha ha..
jangan remehkan saya dan jangan tindas saya” karena masa-masa semester 4-5 saya
merasa ditindas karena suatu hal yang walau sudah berlalu tidak pantas untuk
diceritakan…
Sebenarnya,bentuk protes saya
yang seperti itu adalah hal pertama dalam hidup saya,,saya diharuskan untuk
bisa dan berani berkata-kata seperti itu… *ah,sudahlah…
Selanjutnya,,ada pengumuman untuk
pengajuan beasiswa,,, namun saya tidak lols dari pihak kampus karena sutu hal
yang kemungkinan besar adalah sama seperti sebab TL saya,,dan gak pantas untuk
diceritakan…jadi.. *sensor.. hehehh…
Apalagi yha cerita saya?? Kapan kapan
deh insyAllah dilanjut…. _Bersambung_______
Tidak ada komentar:
Posting Komentar