Dengan
Ekonomi Islam Satu dayung dua tiga pulau terlampaui
Masalah
yang semakin hari semakin membuat seseorang semakin melirik mengenai apa yang
sebenarnya terjadi dalam ekonomi, ekonomi yang dari kalangan manapun pasti
bersentuhan langsung dan tidak mungkin tidak mengerti apa pentingnya dan arti
sebuah ekonomi dalam kehidupan.
Kritik
tajam dari sang pencetus sosialisme Karl Mark, yang menganggap bahwa ekonomi
dengan model kapitalis yang segalanya diatur dengan pasar bebas, yang
kesemuanya memberi pengakuan terhadap kepemilikan pribadi dan juga menganggap
bahwa manusia adalah makhlik homoecomomicus yang selalu mengejar kepentingan
sendiri dan keuntungan sendiri adalah suatu hal yang tidak layak dan sangatlah
dzalim, karena dengan model ekonomi yang demikian membuat seorang yang miskin
akan menjadi miskin dan lambat laun akan menyebabkan pendapat negara berkurang.
Tak hanya sekedar demikian, Karl Mark juga menerbitkan teori baru dengan ide
yang tak kalan menakjubkan dengan penolakannya terhadap ide awal yang telah
dicetuskan oleh Adam Smith yaitu :
1. Dengan
menyediakan kebutuhan pokok : Setiap warga negara akan disediakan kebutuhan
pokoknya termasuk didalamnya makanan, minuman, pakaian, rumah dan juga sarana –
sarana lain yang memudahkan masyarakat.
2. Semua
pekerjaan dilaksanakan berdasarkan perencanaan negara, sehingga tidak akan
terjadi problem seperti program yang dicanangkan oleh adam smith, yaitu problem
kelebihan dan kekurangan dalam produksi
3. Semua
produksi akan dikelola oleh negara, sehingga semuanya akan terkontrol dengan
baik.
Perkembangan
pemikiran ekonomi tidak hanya itu, pencetus baru menemukan berbagai kekurangan
yang dimiliki oleh sosialis diantaranya yaitu sulitnya melakukan transaksi,
dalam hal ini sukarnya tawar menawar yang akan dilakukan oleh individu , karena
masalah harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah sehingga individu
diharuskan untuk mengorbankan kebebasan pribadinya . tak hanya iru, namun juga
terdapat adanya pembatasan kebebasan adalah salah satu kritik tajam dari
kelompok kontra sosialis.
Nampak
dari kedua ide tersebut ( sosialisme dan kapitalisme ) masing – masing
mempunyai kelemahan dan juga kelebihan, akhirnya muncullah system ekonomi
campuran, yang mana model ekonomi ini adalah dengan memadukan antara system
kapitalisme dan juga system sosialisme yang bisa berarti juga mengambil garis
tengah antara peran mutlak negara dan peran menonjol individu, memang secara
kasap mata model ekonomi ini sempurna. Sistem ini memunculkan hal baru bagi
masyarakat yang sebelumnya hanya merasakan kebijakan sosialis dan kapitalis,
yaitu dengan memunculkan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah dan
swasta, transaksi ekonomi dipasar dan juga tetap ada campurtangan pemerintah
dan juga tetap ada persaingan namun tetap ada control dari pemerintah. Dengan
kebijakan demikian dapat memunculkan kebebasan berusaha, hak individu tetap
dihargai walaupun ada batasnya dan juga lebih mementingkan kepentingan umum
daripada kepentingan pribadi.
Namun,
dengan kenyataan sekarang, munculnya instansi yang berbasiskan islam baik dari
lembaga keuangan bank maupun bukan bank, meski tak sedikit para praktisi
perbankan mengakui bahwa perbankan syariah tidak jauh berbeda dengan perbankan
konvensional yang kabarnya berinduk dari kapitalisme, semakin nampaknya
kekurangan system ekonomi campuran ini yaitu dengan adanya tambahan beban
pemerintah yang lebih berat daripada beban swasta dan juga pihak swasta kurang
memaksimalkan keuntungan, memunculkan pemikiran bahwa ada apa sebenarnya dengan
islam, kapitalis, sosialis dan juga campuran????
Islam
adalah agama yang sempurna dan juga agama keselamatan, dalam Al – quran surat
Almaidah ayat 44 yang artinya adalah: Sesungguhnya
Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang
menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh
nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan
pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab
Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut
kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar
ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan
menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang
kafir. Dapat disimpulkan
bahwa allah memerintahkan untuk mentaati semua yang ada dalam kitabNya yang
telah diturunkan kepada para utusanNya untuk disampaikan kepada para penganut
utusanNya.
Mengamalkan ekonomi syariah jelas
mewujudkan keuntungan bagi umat itu sendiri,pertama yaitu penerapan islam
secara kaffah, dengan menggunakan system ekonomi syariah maka seorang muslim
tidak mengamalkan riba, kedua yaitu mengamalkan syariah dapat memberikan
keuntungan duniawi dan ukhrowi yaitu dengan mendapatkan keuntungan den bebasnya
dari unsur unsur riba maupun yang mendekatinya. Ketiga yaitu melakukan ibadah
karena telah menerapkan telah menjalankan perintah Allah.
Adanya Perintah dalam islam untuk
bekerja secara halal bukan semaunya sendiri dan juga adanya larangan dalam
islam untuk menimbun harta karena dengan penimbunan tersebut dapat menghambat
distribusi dan merusak keseimbangan serta, seorang yang menimbun harta tidak
hanya mencampakkan dirinya kedalam penyakit moral saja tetapi juga melakukan
kejahatan besar. Dan perintah islam untuk mencukupi keluarga yang lemah.
Islam mewajibkan untuk sehat dan kuat,
agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya, bagi orang yang tidak
sanggup melakukan demikian, islam tidak akan membiarkan nasib fakir miskin
terlantar, adanya kewajiban bagi yang mampu untuk membantu yang tidak mampu,
dengan zakat islam menyelesaikan semua itu.
Islam tidak menomorsekiankan kemiskinan,
islam sangat memberi perhatian besar pada kemiskinan, dalam alqur’an, kata yang
bermakna miskin terdapat 25 kali, sedangkan kata yang bermakna fakir terdapat
14 kata, dalam firman Allah surat Al Hajj ayat 8 yang artinya:Berikanlah
makan kepada orang yang lagi faqir” dan juga adanya maqolah yang menyatakan
bahwa “Kaadal fakir anyakuuna kufran”yang maksud adari itu adalah kadang
– kadang kefekiran menyebabkan kekufuran, selain tersebut, menurut yusuf
Qardhawi, akibat negative dari kefakiran dan kemiskinan bisa merusak akidah.
Dalam islam, kesejahteraan adalah falah,
yaitu : kesejahteraan mencakup dimensi material maupun spiritual serta mencakup
individu dan social, dan juga kesejahteraan didunia dan diakhirat
Dalam Surat Atthalaq ayat 2, yang
artinya: “Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, Allah akan memberinya
jalan keluar danjuga memberikan Rizki dari arah yang tidak disangka – sangka”.
Maka dengan beribadah dan mentaatai perintah Allah sekaligus menjauhi semua
larangan Allah, akan terbebas dari masalah karena Allah telah member jalan
keluar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar